Kumbang menyeringai
Kumbang dengan mantap menelusuri
Titik-titik cahaya
Dari lampu roda doa
Temaram malam menutupi
Cacat kumbang
yang sobek mulutnya
Menabrak ranting
Ranting tua ditanam anak kecil
Tak berdosa
Diatas tanah tetangga
Yang jadi sengketa
Orang-orang gila harta
Gila dengan peninggalan
Orang tua
Yang kini telah tertata
Dibawah batu-bata
anak kecil dengan kaki kecil
berlari menancapkan
ranting-ranting kecil
sebagai tanda
tanah milik bapak